Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juli 2012

Selebrasi Spanyol


Selain Sergio Ramos yang berselebrasi ala Matador, pemain lainnya pun ikut merayakan kemenangan kedua kalinya Tim Matador di piala Eropa secara berturut-turut. Mereka menciptakan sejarah baru bagi dunia sepak bola, gelar raja eropa pun disematkan pada tim yang dipunggawai Fernando Torres dan kawan-kawannya ini. Gimana selebrasi mereka...

Casillas bikin cemburu semua cewek-cewek.. (T_T)"

Torres bersama putra-putrinya
Lihat gawang bolong dibelakang...ulah siapa itu??

 Ternyata ulah Gerald Pigue..
 kekasih dari penyanyi sexy Shakira ini konon memang suka mengoleksi jaring gawang ketika memenangkan pertandingan akbar...aneh ya??hehehe...




cutenya anak dari Xabi Alonso... come to mama baby... *apa sih??*



Well, selain jago dilapangan mereka ternyata family man juga ya..hehehe...so sweete and cute..

PICs : Detik.com

The King of Euro

 Iker Casillas kapten Tim menggangkat trofi kedua Espanyol dini hari tadi

Finally,, Spanyol berjaya diajang Euro 2012 setelah dini hari tadi berhasil melucuti Italia dengan skor 4-0 tanpa balas. Hwaaaa.... Casillas dan teman-teman berhasil mengukir sejarah persepakbolaan dunia. As we know sebelum ini Spanyol berhasil menjuarai Euro 2008, lalu Piala dunia 2010, and then, sekarang mereka membuat hatrick dengan membawa pulang piala Euro secara 2 kali berturut-turut.

Tudingan miring tentang perseteruan antara blok Barca dan Madrid, atau terhadap taktik Taka-Tiki *kalau gak salah* berhasil dibuktikan Spanyol dengan prestasi gemilang, kekompakan dan piala ditangan. Itali pun harus mengakui kesaktiaan Spanyol. Uncle Buffon dipaksa untuk memungut bola dari gawangnya sendiri sebanyak 4 kali berturut-turut. Gol dibuka oleh David Silva melalui kepalanya dan Jordi Alba yang lolos dari jebakan Offside setelah menerima umpan terobosan Xavi hernandez. Sedangkan di babak kedua Fernando Torres yang masuk menggantikan my lovely Cesc Fabregas dan Juan Mata yang menggantikan Iniesta, memperbesar keunggulan Spanyol menjadi 4-0 dan memastikan mereka memenangkan pertandingan final. 

senyum bahagia para pemain Spanyol..


 Sergio Ramos, selebrasi ala Matador...

Suasana kontras pun terasa sekali antara kebahagiaan para pemain Spanyol dan tangis duka para punggawa Italia membuat pesta sepakbola Eropa pagi tadi terasa seperti melow drama. Hehehe...Rasanya semua orang setuju Italia masih menjadi salah satu tim terbaik dunia, mereka bahkan berhasil membungkam Jerman yang sejak awal kompetisi Euro 2012 bermain dengan sangat baik dan apik, tidak terkalahkan, bahkan digadang-gadangkan sebagai kandidat jawara tahun ini. Namun, Italia berhasil menggilas mereka dengan skor 2-1.

Itali kurang beruntung? Aku rasa tidak, Italia cukup sangat beruntung bisa melibas Jerman dan bertahan sampai titik terakhir. Italia membuktikan mereka masih menjadi tim terbaik dunia. Aku lebih setuju kalau materi pemain Italia lah yang tidak sebanding dengan Spanyol, Buffon still jadi keeper terbaik diusia senjanya, begitu pun dengan Pirlo, dan sang Super Mario juga terlihat menjanjikan. Hanya saja, Spanyol memiliki lebih dari pada yang mereka miliki. 

Kalau dibilang Spanyol menang karena keberuntungan semata, aku sangat tidak setuju. Bisa dibilang saat ini mereka adalah satu-satunya tim yang punya materi pemain yang komplit. Dari barisan depan, tengah, sampai penjaga mistar gawang, semuanya punya kemampuan yang ajibbb gile... Dari Cesc Fabregas, David Silva, Xabi Alonso, Serio Ramos, Gerald Pigue, sampai Iker Casillas...Spanyol memiliki deretan pemain ternama dengan skill yang luar biasa membuaat Spanyol memiliki kekuatan yang sulit dipatahkan. Wajar rasanya tim seperti Italia yang 'carut-marut' dalam perekrutan pemain muda tidak mampu menandingi kedikdayaan Spanyol. Selain itu usia para punggawa Spanyol tergolong masih muda, jadi kemungkinan besar dengan materi pemain seperti ini mereka akan berjaya cukup lama dikancah persepak bolaan dunia.

Disinipun mereka membuktikan, mereka berjuang atas nama Spanyol bukan Barcelona atau Real Madrid, jadi cupu banget kalau ada yang masih melihat dari segi tim, karena buktinya baik Sergio Ramos cs, ataupun Gerald Pigue cs, mereka bersatu dan saling melengkapi.

Kamis, 28 Juni 2012

Spanyol Vs ?

Okey, SPAIN berhasil...berhasil...berhasil...lolos ke Final sekalipun dengan susah payah menumbangkan punggawa-punggawa Portugal yang bermain dengan sangat agresif dilaga semifinal dini hari tadi. Xabi Alonso dan kawan-kawan berhasil mengalahkan Portugal dalam drama adu pinalti. setelah selama hampir 120 menit tidak ada satupun gol yang tercipta.

Dini hari nanti giliran Der Panzer akan menghadapi laskar Azurri. Hmmm, ini juga akan jadi pertarungan yang menarik. As we know, Jerman melaju tanpa cacat, sedangkan Italia melaju dengan terseok-seok. Namun Jerman punya catatan buruk saat berhadapan dengan Italia *Semua tim punyacatatan buruk sama Italia kayanya ya...*, jadi sekalipun Italia gak masuk kedalam Tim yang dijagokan, ini bukanlah hal yang mudah bagi Jerman untuk menyingkirkan Italia.

Aku sih sejak awal perhelatan EURO 2012, sempat punya Feeling bahwa tim yang akan bertemu di final adalah Spanyol Vs....??? Jerman! Hehehe,, tapi, entah kenapa saat hasilnya Jerman harus menghadapi Italia,  rasanya kok agak sulit ya. Masalahnya selain mental, taktik, strategi, dan materi pemain, hal lain yang menentukan kemenangan adalah factor 'luck'. Dan, menurut aku, Italia adalah salah satu tim yang jadi langganannya Dewi Fortuna. Ingat bagai mana mereka memenangi Piala dunia 2006? Ditengah himpitan masalah calsiopolly, hasil permainan yang pas-pasan dan tidak meyakinkan, namun Italia bangkit dan menjadi juaranya.

So, siapa kira-kira yang bakal menemani Spanyol di laga Final???

Rabu, 27 Juni 2012

Semifinal EURO 2012

Malam ini pesta sepak bola masyarakat daratan Eropa mulai memasuki babak semifinal, pertarungan sengit negara-negara yang 'subur' dalam olah raga rebut bola ini mulai terasa sepeti laga Final saja. Jerman setelah memulangkan Yunani akan bertarung menghadapi negeri asal Zinadine Zidan, Prancis, yang di perempat final berhasil menaklukan Inggris dengan skor 4-2 lewat drama adu pinalti. 

Nah,dini hari nanti, Portugal *yang entah kenapa harus menang saat melawan Denmark dipenyisihan grup dan membuat aku harus kalah taruhan... hehehe* akan menghadapi juara Piala Eropa dan Piala Dunia, Spanyol. Hehehe,, aku dukung siapa?? Absolutely, 99% aku sih masih setia mendukung Spanyol dong. Selain negeri matador ini punya pemain-pemain yang berkualitas dunia, namun juga aku suka cara main mereka yang agresif. Memang harus diakui juga, bahwa barisan bertahan Spanyol yang dipunggawai oleh Sergio Ramos, masih agak gimana gituuuu...kadang agak terlalu fokus menyerang jadi lupa untuk bertahan. Syukurnya Spanyol punya salah satu keeper terbaik dunia, Iker Casilas. Hehehe...

Portugal sendiri bukan tim sembarangan, sekalipun berhasil lolos dengan terseok-seok, namun CR7 cs, punya kekuatan menyerang yang oke punya. Beberapa pemiannya pun sudah terbiasa untuk bertarung bersama pemain-pemain Spanyol, as we know CR7, Pepe, dan Fabio Coentrao adalah pemain Real Madrid. Jadi ini seperti reoni ya... 

Tapi, Hal seperti itu tidak lantas membuat pertarungan jadi soft, justru semakin sengit. Hehehe,,dikubu Spanyol gosip-gosip ketidak harmonisan antara pemain Barca dan El Real berhembus dengan sangat dahsyat. Kabarnya perselisihan antar club itu juga terbawa hingga ke timnas Spanyol..ckckckck!! Tapi disisi lain, pemain Portugal (yang merumput di Spanyol) harus menghadapi rekan setim dan musuh bebuyutan timnya atas nama negara. Sound like the game will be awesome.

Disisi lain, Jerman harus menghadapi Italia. Hmm, sekalipun di Euro kali ini Jerman bisa dibilang sebagai negara paling subur dan selalu mendapat hasil yang bagus disetiap pertandingan. Namun tetap tidak bisa memandang remeh pada Italia, yang sekalipun melaju dengan tidak penuh keyakinan, namun mampu bertahan hingga dititik ini. Ingat Piala Dunia tahun 2006, saat Italia menjadi juaranya? Italia melaju dengan langkah tertatih-tatih, namun mereka berhasil menang. Perlu diingat juga Jerman memiliki catatan kelam saat berhadapan dengan tim Andrea Pirlo ini loh...

 Jadi menurut kalian siapa nih kira-kira yang akan masuk ke Final????

Kamis, 24 Mei 2012

Sejarah Thomas & Uber Cup

Masih hangat-hangatnya kandasnya kesempatan Indonesia mencapai target ke final di perhelatan Bulutangkis Thomas & Uber Cup 2012 di China. Hopelly, Tim Indonesia mampu berbenah kembali, dan mengembalikan kejayaan yang dulu kita miliki. Yess...yes...yes...pasti bisa!!! *semangat*



Langsung ajah kita simak sejarahnya...

Thomas Cup dinamai seperti pemain bulutangkis legendaris yang sekaligus adalah ketua IBF, yaitu Sir George Thomas dari United Kingdom. Malaysia memenangkan piala Thomas yang pertama pada tahun 1948, sedangakan Uber Cup dinamai dari pemain bulutangkis wanita 1930-an yaitu Betty Uber yang juga dari U.K. Piala uber pertama kali dimenangkan oleh Amerika Serikat tahun 1956. Baru pada tahun 1984, Uber dan Thomas dikawinkan, perhelatan besar bagi olah raga tangkis bulu ini diadakan bersama dalam satu negara tuan rumah. 

Tim Juara Tempat kedua
 Indonesia 13 (1958, 1961*, 1964, 1970, 1973*, 1976, 1979*, 1984,
1994*, 1996, 1998, 2000, 2002)
5 (1967*, 1982, 1986*, 1992, 2010)
 Republik Rakyat Cina 9 (1982, 1986, 1988, 1990, 2004, 2006, 2008, 2010) 2 (1984, 2000)
 Malaysia** 5 (1949, 1952, 1955, 1967, 1992* ) 8 (1958, 1970*, 1976, 1988*, 1990, 1994, 1998, 2002)
 Bosnia dan Herzegovina
5 (1958, 1992, 1998, 2000, 2008)
 Denmark
8 (1949, 1955, 1964, 1973, 1979, 1996, 2004, 2006)
 Korea Selatan
1 (2008)
 Thailand
1 (1961)
 Amerika Serikat
1 (1952)
* = tuan rumah
** = termasuk Malaya

Sepanjang sejarah, sejak tahun 1984 saat Thomas dan Uber disatukan,  hanya ada 3 negara yang pernah membawa pulang piala Thomas yaitu Indonesia (13 kali), China (7 kali), dan Malaysis (5 kali < 2 kali Malaya-3 kali Malaysia). Tim "Merah Putih" adalah negara tersubur dalam menggondol Thomas Cup.. Terakhir kali, pasukan "Garuda" meraih trofi bergengsi ini pada tahun 2002 eranya Taufik Hidayat. Sayang, setelah itu Indonesia tak pernah lagi atau aku lebih suka menyebutnya belum mampu membawa pulang gelar tersebut ke Tanah Air lagi. We miss it... :(

Lin Dan sang Eksekutor Nomer satu di China


Negara-negara lain yang juga merupakan raksasa bulutangkis dunia, seperti Denmark dan Korea Selatan, baru bisa menjadi runner-up untuk Thomas Cup. Prestasi cukup membanggakan pernah diraih Thailand dan Amerika Serikat, karena sudah pernah mencapai final meskipun harus kandas dan hanya menjadi runner-up. Untuk tahun-tahun terakhir ini China lah yang berhasil mempertahankan piala hasil karya seorang pengrajin perak bernama Atkin Bros.



Tim Juara Tempat kedua
 Republik Rakyat Cina 11 (1984, 1986, 1988, 1990, 1992, 1998, 2000, 2002*, 2004, 2006, 2008) 3 (1994, 1996, 2010)
 Jepang 5 (1966, 1969*, 1972*, 1978, 1981*) 1 (1975)
 Indonesia 3 (1975*, 1994*, 1996) 7 (1969, 1972, 1978, 1981, 1986*, 1998, 2008*)
 Amerika Serikat 3 (1957, 1960*, 1963*) 1 (1966)
 Korea Selatan 1 (2010) 5 (1988, 1990, 1992, 2002, 2004)
 Denmark
3 (1957, 1960, 2000)
 Inggris
2 (1963, 1984)
 Belanda
1 (2006)



Sementara untuk Uber Cup, China lah tim yang paling subur menjadi jawaranya. Dicatat bahwa China sudah 11 kali membawa Uber pulang kekandang mereka. Tercatat dari tahun 1998 setelah mengalahkan Tim Indonesia dengan skor 4-1, China berhasil merebut Piala Uber, dan mempertahankannya hingga tahun 2010 Piala tersebut harus jatuh ketangan Korea Selatan yang baru sekali memenanginya. Selain China (11 kali), Indonesia (3 kali) dan Korea yang untuk pertama kalinya, Amerika serikat (3 kali) dan Jepang (5 kali) juga sempat mencicipi piala Uber. 




Siapakah Jawara Thomas Uber 2012? apa China akan kembali mendominasi? Apa Korea akan mempertahankan Uber yang mereka dapatkan, dan menyandingkannya dengan Thomas? Well, we will see... sayang Indonesia harus tersingkir lebih cepat... Iks..iks...

Sumber : Wikipedia
Pic : Google

Thomas & Uber Pun Harus Kandas, LAGI!

Kalau denger nama Thomas, pasti ingetnya kesederet selebritis Indonesia, sebut saja Thomas Jorgy, Thomas Nawilis, Jeremi Thomas, atau yang lebih pinteran dikit kita bakalan inget sama si penemu bola lampu, eyang Thomas Alfa Edison. Namun jika nama Thomas ini disandingan dengan nama Uber...Hmmm, ingetnya apa hayooo??? Susi Susanti? Taufik Hidayat? atau nama-nama lain diperbulutangkisan dunia seperti Peter Gade Cristiansen mantan pemain No.1 asal Denmark, atau jagoan daratan China Lin Dan? dan pemain No.1 dunia saat ini Lee Chong Wey?




Kemarin, aku menyempatkan diri buat nonton perebutan piala Thomas-Uber yang diselenggarakan di China, agak males sih nontonnya, karena dominasi China yang gada matinya, tapi rasanya rindu juga melihat para jagoan Indonesia beraksi. Harap-harap cemas melihat aksi mereka.. Menuju semifinal, Indonesia yang sebelumnya dipenyisihan grup menang telak atas Inggris, lalu dibantai 5-0 oleh tuan rumah (China) bernafas lega karena baik tim Thomas maupun Uber harus berhadapan dengan Jepang, yang dianggap mudah. Hadehhh, kebiasaan Indonesia banget nih. Lawan yang dianggap mudah ini ternyata *Hufffhhh....masih kecewa* harus menjadi sejarah kelam Indonesia. Pahit banget deh... aku nontonnya sampai jantungan...sedih sekaligus miriisss... :(

Tim Thomas kalah 3-2, setelah Rumangka bermain sangat kaku di babak terakhir, bakhan bisa dibilang tidak memberikan perlawanan, apalagi menampilkan permainannya yang terbaik. Padahal saat itu dia menjadi penentu. Entah karena tegang atau apapun alasannya, rasanya sayang banget bagi seorang Rumangka menyia-nyiakan kesempatan untuk berjuang sampai titik darah penghabisan (merdekaaaa!!!!). Padahal aku pernah liat aksi dari Rumbaka saat sesi latihan melawan Taufik Hidayat, dan bisa dibilang woww... dia mampu, bisa, bahkan  kelihatan sekali sanggup menandingi Taufik. Bibit baru bagi bulutangkis Indonesia. Tapi kemarin kenapa oh kenapa????

Ahsan & Alvent berhasil menyeimbangkan kedudukan Indonesia Vs Jepang

Firdasari pun mampu mengalahkan pemain Jepang dan menyelamatkan Indonesia yang saat itu tertinggal 2-0 atas Jepang.

Sebelas-dua belas dengan Tim Thomas, Tim Uber juga harus mengalami kekalahan 3-2 dari Tim Uber Jepang. Ceritanya pun nyaris serupa, Tunggal dan Ganda pertama gagal buat dapat point, namun tunggal dan ganda kedua mampu menyeimbangkan keadaan. Penentunya adalah Lindaweni, pemain berusia 22 tahun. Jauh dari kekakuan Rumangka yang menjadi penentu bagi Tim Thomas, Lindaweni menyuguhkan permainan yang baik. Tidak terlihat tegang, dan mampu memberikan perlawanan yang sulit bagi tim lawan. Hanya saja, lagi-lagi mental berbicara.... setelah memimpin dibabak awal, Lindaweni harus menggugurkan harapan Tim Uber setelah ditekuk tipis 21-18, 13-21, 20-22, Iks....iks....

Pertanyaannya adalah Why?? Why? Why?????

Bisa dibilang Bulutangkis adalah satu-satunya olah raga yang sangat 'Indonesia', olah raga yang sangat dibanggakan, nama Indonesia cukup ditakuti olah raga ini. Aku masih ingat bagaimana Euforianya masyarakat pada masa keemasan (yang sebelum mereka juga banyak, jamannya mama aku seperti Rudi Harto, Icuk Sugiarto, Liem Sue King, dll) Susi Susanti, Mia Audina, Hendrawan, Ricky Subagja-Rexy Maenaki, Sigit-Chandra, lalu berlanjut (dan semakin surut) pada masa Taufik Hidayat, Simon Santoso, atau pasangan Ganda Markis dan Kido. Tapi semuanya tidak ada yang benar-benar mampu mendominasi seperti pada masa Susi Susanti dulu. Why??? Padahal dulu kita bisa menjuarai Thomas dari 1994-2002 masanya Taufik Hidayat...sekarang?? iks...iks....kalau di itung-itung kita mengkoleksi 13 piala Thomas, dan 3 piala Uber, sementara China mengkoleksi 7 Piala Thomas, dan 11 piala Uber.. Udah kalah rekor kita... :(



Mungkin salah satu kelemahan kita adalah masih saja merasa sebagai salah satu negara yang menguasai perbulutangkisan dunia, sementara negara lain tumbuh semakin baik, kita malah kentang. Akhirnya menyebabkan tim kita harus tumbang *cie, bahasanya dah kaya Jurnalis beneran aja* ditangan Jepang yang dianggap mudah. Jepang mengukir sejarah sebagai negara yang berhasil mengehentikan langkah Indonesia di Thomas-Uber untuk bertahun-tahun lamanya. 

Sangat disayangkan memang, tapi yang sudah terjadi ya sudahlah.... Hanya saja dari sini kita bisa mengukur kemampuan perbulutangkisan kita sekarang ini. Awalnya hanya China saja yang menjadi musuh bebuyutan kita di bulutangis, permainan China gak bisa diremehkan, bahkan sangat-sangat baik. Beberapa tahun kebelakang China menjadi raksasa Bulutangkis dunia. Lalu muncul Korea dan Denmark yang juga mulai memberi persaingan yang ketat bagi Indonesia. Berselang setelah itu, Malaysia ikut-ikutan berkompetisi dengan apik, bahkan Lee Chong Wey pemain nomer satu dunia saat ini berasal dari negaranya Upin-Ipin itu. Gak sampai disitu saja, di Thomas dan Uber Cup ini, satulagi pesaing Indonesia yang baru saja bangkit adalah Jepang, negara yang gak ada apa-apanya di bidang ini ternyata KINI mampu memberikan perlawanan yang sangat baik, bahkan berhasil memulangkan Tim Indonesia dengan lebih cepat. Hufffhhhh....

Kalau seperti ini sih, Indonesia harus bergegas menanggalkan gelar negara gudangnya pebulutanggis terbaik di dunia. Akan sulit rasanya mengejar kedikdayaan China, yang sangat konsisten dan merata. Kita harus bisa menciptakan kembali Liem Sue King, Rudi Hartono, Ricky-Rexy, Susi Susanti, yang jauh lebih baik, jauh lebih mempuni. Karena persaingannya kini menjadi ratusan kali lebih berat.

Ayooo Tim Indonesiaaaaa.... semangat berprestasi, para sporter sudah kangen membahana station petandingan dengan yel-yel kebanggaan...

Sumber Info : Detik.com & Inilah.com
Kredit : Putridianahere

Sabtu, 28 April 2012

GoodBye PEP



Berita gak sedap datang dari tim fave aku BARCELONA.
Setelah menelan kekalahan tiga kali berturut-turut saat bertandang ke markas Chelsea di Leg 1 Semifinal Liga Champion, lalu menjamu Real Madrid dan Chelsea di Leg ke 2 di Camp Nou, Josep "Pep" Guardiola (lahir di Santpedor, Barcelona, Catalunya, Spanyol, 18 Januari 1971) sang pelatih memutuskan untuk hengkang dari Tim kebanggaan warga Catalan ini. Ikss...iksss...ikss...sebagai fansnya Barca, aku sangat menyayangkan keputusan Pep untuk meninggalkan Camp Nou. 

Why Pep? Why?

Pep Guardiola sendiri mulai melatih pada musim 2007–2008, Josep Guardiola melatih tim Barcelona B.  Pada 8 Mei 2008, Joan Laporta, presiden FCB mengumumkan bahwa Josep Guardiola akan menggantikan Frank Rijkaard sebagai pelatih tim utama Barcelona. Guardiola menandatangani kontrak pada 5 Juni 2008. Pada musim awal kepelatihannya, Barcelona berhasil mengakhiri musim dengan meraih tiga gelar sekaligus (treble), yaitu:La Liga, Copa Del Rey,dan Liga Chmpions. Selain itu, Barcelona menjadi tim tersubur di antara jajaran liga-liga terbaik Eropa dengan mencetak sekitar 150 gol di semua kompetisi (Wikipedia). Pep juga tercatat sebagai pelatih terbaik sepanjang sejarah Barcelona dengan 12 trofi dalam kurun waktu tiga tahun melatih. Hwaaaa......selain itu Pep juga pelatih kesayangan para Laskar Barcelona. 








"Empat tahun bisa membuat semua orang lelah. Saya telah memberi tahu presiden kalau era saya akan berakhir sekitar September-Oktober. Pelatih baru akan bisa memberi sesuatu yang tak bisa lagi saya berikan. Berbicara pada press dan pemain selama empat tahun lamanya sangat menuntut banyak hal. Saya tahu apa yang saya tinggalkan, sebuah tempat yang indah, tapi saya tahu ini merupakan waktu yang tepat," ucap Pep (Tribun Jakarta).


Para pemain Barca sendiri dikabarkan sangat terpukul dengan keputusan Pep untuk hengkang dari Tim yang telah membesarkan namanya sebagai seorang Coach. Kabarnya Sebagai pelatih baru, ditunjuklah asisten Pep selama ini, Tito Vilanova.  Ikss....iksss.... tetep sedih gak rela.

Ini dia Daftar Gelar Guardiola Bersama Barca:

  • La Liga (3): 2008/09; 2009/10, 2010/11
  • Copa del Rey (1): 2008/09
  • Piala Super Spanyol (3): 2009; 2010; 2011
  • Liga Champions (2): 2008/09; 2010/11
  • Piala Super UEFA (2): 2009; 2011
  • Piala Dunia Antarklub (2): 2009; 2011

Mungkin Pep merasa tertekan dengan reputasi Barca yang bisa dibilang tim terbaik saat ini,  sekalipun kekalahan demi kekalahan akhir-akhir ini tetap saja tidak dapat dipungkiri bahwa ia suskses besar membawa The Catalan kepuncak kejayaannya. arca menjadi tim Spanyol pertama yang sukses merebut gelar La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions dalam satu musim kompetisi. Amazing.....





Aku sendiri sebenarnya tidak terlalu mengikuti perkembangan Barca, karena akupun belum lama jatuh cinta pada tim berkaos maroon biru ini. Jujur saja, aku kagum banget sama sepak terjangnya Om Guardiola justru karena sikapnya yang luar biasa wise. Jauh beda banget sama si Om di tetangga sebelah yang frontal dan ampun dehhh attitude nyaaa.... Pep pun terlihat sangat mengasihi anak-anak asuhnya, bisa dilihat betapa mereka ingin Pep untuk bertahan di Barcelona. Saat Messi pemain terbaik saat ini gagal menyelamatkan Barca dari kekelahan di tiga laga terakhirnya, Pep bahkan enggan menyalahkannya. 

“Saya hanya berterima kasih padanya atas segalanya yang telah dia lakukan. Kekaguman saya padanya tak bisa dilukiskan, dia membantu kami berkembang setiap hari,” kata Guardiola seperti dikutip situs resmi Barcelona.


 Messi sendiri pernah berkata bahwa Guardiola lebih penting bagi Barca dari pada dirinya sendiri...wiiiihhhh...Dahsyat kan. Mama aku ajah yang gak suka nonton bola, ikut-ikutan mengagumi kegantengan Om Pep loh... berkali-kali si mama bilang 'pelatih barcelona ganteng... si ganteng Pep"

Josep 'PEP' Guardiola adalah pelatih hebat yang dicintai oleh tim dan anak buahnya, Messi Love U, Barcanian Love U, I love U, my mother also love you... Good bye Pep.... We'll miss you...


Sources : Berbagai Sumber