Kamis, 29 Maret 2012

[Sinopsis] I Hate Love Stories

Beberapa alasan awal tertarik liat film ini :
1st. karena judulnya easy listening ya, sekalipun penulisannya salah. Why? Nanti silakan di cek..
2nd. pas diawalnya ada adegan dari potongan-potongan film terkenal (Tapi saya lupa judulnya apa...hehehe)
3rd. Aktornya Ganteng!!!


 Perhatiin Judulnya...
I Hate Love Storys... Pake 'S'...
Ckckckc, entah sengaja atau apa....

Ceritanya tentang seorang cowok yang bekerja sebagai seorang astrada (asisten sutradara -red) bernama J (Imran Khan), ia bekerja untuk Veer, sutradara terkenal yang selalu mencetak box-office untuk film-film percintaan nan romantis dan lebay. Ironisnya si J ini adalah orang yang membenci cerita-cerita cinta, bagi dia all about love is bullshit. Dia penganut sistem one night stand, pokoknya cuma have fun ajah. Makanya dia Bete banget sama si sutradaranya yang always bikin film cinta yang lebay-lebay.

Sementara itu suatu hari J yang dititahkan oleh Veer untuk menonton film cinta mendadak terpesona oleh Simran (Sonam A. Kapoor), cewek cantik yang suka sekali pada cerita-cerita cinta. Kebalikan dari si J ini punya hidup yang sempurna, ia memiliki seorang tunangan yang romantis, dan seperti di film-film tunangannya adalah sahabat Simran sejak kecil. J langsung menertawakan Simran saat mengetahui kalau nama kekasih gadis itu adalah Raj, hehehe...persis film Syahruk Khan - Kajol. 

Film ini nih... 

 Gatau judulnya cuma inget musiknya si @Iamsrk ajah...hehehe


 Imran Khan
Aktor muda yang juga keponakannya Aamir Khan...

Sonam A. Kapoor
Satu lagi artis berakhiran 'Kapoor'
dia ini putri sulung aktor Anil Kapoor (Slumdog Millionaire)

Tanpa diduga ternyata Simran adalah penata design interior film, yang diminta Veer untuk bekerja sama. Dan sialnya nasif J karena Veer menurunkan derajatnya menjadi bawahan Simran, hohohoh, sukurin! Dimulailah Love story mereka.











Simran balas perlakuan J yang menurut aku juga menyebalkan dengan memerintahnya belanja barang-barang berwarna 'pink' untuk setting kamar. Hehehe, kebayang dong betenya si J.  Raj tunangan Simran pun berkata kalau J itu lumayan menyenangkan, lantaran si J muji kemejanya yang warnanya selalu sama dengan bajunya Simran, bahkan warna PINK saudara-saudara, tapi tetep cakep sih gak kaya maho kok....hehehe. Si Raj ini gatau ajah kalau J malah ngomongin dia dibelakangnya dengan bilang kalau bajunya norak. hehehe... kampret juga nih c J.
Akhirnya lama-kelamaan hubungan J dan Simran menjadi dekat karena sebuah advice dari J, ironisnya advicenya itu justru pas dia lagi mabok. Hehehe...Saat hubungan semakin dekat si Simran jatuh hati lah sama si J ini, there is something different in heart. Magic warning. Akhirnya Simran memutuskan untuk meninggalkan Raj, tunangan sekaligus sahabatnya sejak kecil. Simran ingin mengungkapkan perasaannya, tapi si J malah lagi asik ngerayu cewek, dan bilang hanya menganggap Simran partner kerja. Wow... Poor!





Setelah itu gimana??? Pasti bisa nebaklah ya...
Standard banget ceritanya, simple, ringan, dan gampang ditebak banget alurnya karena udah banyak banget yang mengangkat tema cerita begini. Hanya saja film Bollywood ini menurut aku secara pribadi yah, lumayan menarik, selain si Imran nya guantengg, juga setting, kostum, musik, artistiknya dapet deh. Lumayanlah buat penyuka film drama...
 
Pic Sources : Google

Bollywood Fever



Saallam Namastee...
Kalau semua orang sekarang kiblatnya lagi ke Korea, dari musik, film, sampai fashion pun Korea, gak heran kalau dijalan-jalan banyak banget Korea wanna be yang pakai baju super 4L4Y. Tapi belakangan ini, saat si @Ayanolf dan @Niladini lagi tergila-gila sama Haruma Miura (Koizora, Bloody Monday, 14 sai no haha) aku justru lagii suka film India. Hhehehe... Acha...achaa..hei... 



Pasti banyak orang yang langsung mengerenyitkan dahi atau bahkan langsung meremehkan ketika menyebutkan kata India or Bollywood. Whatever lah ya, Agak beda syah-syah ajah dong, lagipula harus diakui bahwa kualitas perfilaman mereka jauh lebih bagus dari pada Korea ataupun negara kita sendiri. Mereka menyandang gelar Bollywood bukan tanpa seban dong pastinya.

Jadi inget pak @Sarungtangan yang bete banget sama Bollywood tapi langsung ngakakin nonton My Name is Khan begitu tayang dibioskop. Belum lagi film 3 Idiots nya Aamir Khan yang ngocol abis. And then, he agree that India is the second Hollywood with different package. 



Sebenarnya sih dari dulu aku suka nonton film India, actually I love all kind of movie, tanpa mengkotak-kotakan jenis ataupun negara asalnya. Tapi berhubung di televisi lokal juga gada yang nayangin film India, jadi yah gak terlalu tahu, terkecuali kalau film India yang diputar di bioskop.

Kemarin itu sempat tuker-tukeran film sama @niladini, @Ran_rei, and @ayanolf, barter tidak seimbang, antara film jepang dengan film india, awalnya agak males juga nonton film yang durasinya lumayan panjang, tapi okelah dari pada gak ada yang ditonton, hehehe, begitu sih pikiran awalnya. 



Tapi setelah nonton... Wihhhh, film-film India jaman sekarang beda sama jaman dulu ternyata. Kalau jaman dulu Bollywood identik sekali sama nyanyi-nyanyi dilapangan, hujan-hujanan sambil lari-larian, yang asli norak abis gitu, kalau sekarangggg..... tetep sama sih. #Jblebbbb
Hehehe...
Bedanya cuma di tata artistik plus cara mereka ngedance yang jauh lebih Indah dan bagus, gak ada kesan norak. Musiknya pun gak pyur India klasik kaya dulu, jauh lebih modern tapi tanpa meninggalkan unsur tradisionalnya. Perpaduan antara RnB, Hiphop, Rap, dan gendang. Wow... menuruk aku sih ya, sebagai bangsa yang musik aslinya adalah dangdut -yang notabene pake gendang juga- this is cool! keren abis deh...




Menurut aku ini akan mengukuhkan India sebagai the second Hollywood tentu dengan taste yang berbeda. Di tambah lagi bermunculannya bintang bintang baru yang cukup menggoda iman, contohnya Imran Khan, keponakannya Aamir Khan ini hotnya... bikin melting my knees. hehehe... atau Katarina Kaif, cewek blasteran yang cuantik banget. wihhh, cowok-cowok liat dia pasti pada ngiler... ^.^
Gak percaya?? tonton filmnya... 

Picture Sources : Google

(Kdrama) Love Rain : Jang Geun Suk ala The Beatles



Di drama terbarunya Jang Geun Suk bertransformasi jadi salah satu anggota grup band asal Inggris, The Beatles. Hehhehe...gak dengg, becanda. Tapi sepertinya si karakter nya ini hidupnya dijaman The Beatles pas lagi top-topnya, hehehe, pasalnya rambutnya dibuat jadi rambut batok kelapa gitu. Wisss...tenang...tenang #lirik @Iamnourulfha, tetap ajah mau diapain juga ini cowok tetep menawan. Tapi dari mana bisa disimpulin kalau rambutnya ngikutin The Beatles? Siapa tau ajah dia terinspirasi dari The Changchuters ya... hehehe...

Aku posting karena ngeliat si JGS agak beda ajah nih tampilannya.... agak gimana gituuu....awalnya sih aku ngerasa kalau JGS aktor yang aktingnya gitu-gitu doang, jutek, galak, cowok nyebelin yang ngegemesin, yah gitulah  rata-rata filmnya dia. Tapi disini, sekalipun karakternya masih begitu juga, tapi ada sesuatu yang bikin menarik. JGS mainin 2karakter yang bertolak belakang, dan... cuma dari PICnya ajah aku udah merasa salut, wajah yang sama dengan pancaran karakter yang berbeda. 




Asliii, jadul abis mukanya...
jadi inget Kibil 'The Changcuters'...hehehehe, apa mereka berminat merekrut anggota baru?? JGS bisa daftar...

Setting cerita ditahun 1970an, ceritanya tentang seorang cowok (JGS) mahasiswa senirupa yang fall in love sama seorang cewek (kalau gak salah Yoona SNSD, Sorry gak terlalu tau,,, :P ), singkat cerita mereka lope...lope lah...

Merhatiin gak kalau JGS tiap maen drama selalu jadi musisi
entah penyanyi, gitaris, pokoknya musisi... 
Mungkin krena tampang plus badan kurus langsingnya yang sekilas agak Jepang-Jepang gimana gitu.... thats my opinion.






Sayangnya, cinta si JGS and Yoona ditahun 70an gak bersatu. Iyalah, kalau langsung bersatu mah gak seruuu dong, maka layaknya drama korea lainnya pun, cerita cinta rumit dimulai...

Jeng...Jengg...jengggggg....

Keduanya menikah sama orang yang berbeda, Yoona pindah ke Amerika dan JGS menikah sama temannya. Kalau dikehidupan nyata mungkin ceritanya selesai sampai disitu... tapi didrama kisah cintanya berlanjut ke anak-anak mereka.





Anaknya JGS thn 70an -yang diperanin sama JGS juga, adalah seorang Fotografer. Karakternya sombong dan merasa yang tergantenglah, like JGS as always. Si cowok sombong ini gak percaya sama yang namanya C.I.N.T.A, dia benci banget sama bapaknya yang masih ajah mikirin first lovenya dan mengabaikan ibunya. Namun apa boleh buat, didrama dia bukannya benci sama anak si first love bapaknya tapi malah jatuh hati... Ckckck, Poor!










Mian ya karena pic nya banyakan yang versi jadulnya, hehehe, karena kalau yang versi anaknya sih menurut aku biasa-biasa ajah. Cakep sih, cuma gak jauh-jauhlah sama karakter biasanya JGS, standart ajah. Sedangkan versi 70annya itu lumayan mencengangkan. Coba dibandingkan sendiri, gak cuma dari rambutnya yang bikin JGS keliatan lebih cubby, tapi juga dari sorot matanya yang berbeda. Hehehe... terkesan ramah, kalem dan baik. Untuk pemeran ceweknya, aku gak terlalu tau, hehehe...tapi lagi-lagi asaan cantikan yang tahun 70an nya??

Love Rain sendiri baru tayang di Korea sana, ratingnya sendiri 'belum' terlalu bagus sih, jujur sih aku rada trauma nih sama JGS, hehehe, inger sama drama Marry Me, Marry dongg... Dari preview awalnya keren banget, settingnya oke, kostumnya nyentrik, aktor aktrisnya keren, tapi pas nonton... hmmmmm... U know lah....

Inget drama Winter Sonata, Autumn In My Heart (Endless Love), Summer Scent, and Spring waltz? nah Love Rain dibuat sama yang buat drama itu... mudah-mudahan tidak mengecewakan deh ya...


Picture sources : google

Snap Shot Part 2

Hola....

Seperti snap shot sebelumnya lagi-lagi ini di ambil berdasarkan naluri keisengan yang sangat tinggi, hehehe... bawaannya pengen mengabadikan hal-hal aneh yang gak sengaja ada didepan mata. Heheh, tapi sekarang aku peke tema ya, jadi ngumpulin fotonya enak.

Temanya kali ini adalah.... jeng...jeng...jengg........ 

"....F. R. I. E. N. D. S...."

Foto go kill temen2 aku, hehehe,

Lets check this out ya..

1. Masjid

Ada istilah yang cukup popular nih dikalangan anak2 sekelas, eittts, bukan Man jadda wajjada ya... itu mah Negeri 5 Menara. Tapi yang popular tuh istilah "Wanita Teladan" yang artinya Abis Shalat Dandan... ini lah contohnya....

 Touch up terusss jeng @Kieq_Pecek....

@kieq_pecek dan @nhazzura
pada mau kuliah apa mau ngapain c????

Abis dandan ngapain??? Apa lagi dong kalo bukan Foto-foto....narsismenya kuat banget dehhhh.... Iya toh ndo @peibluebonnet ?


2. Nungguin dosen

Menunggu tuh emang hal yang paling malesin banget dehh, tapi apa daya yah, namanya juga mahasiswa, tetep ajah gak Maha sakti juga... Dosen ngaret, wih jangan ditanya, kadang mahasiswanya ngaret 10 menit dosennya 1 jam dongg, but whatever mungkin bapak dan ibu dosen pada sibuk, kerjaan banyak, jadi agak telat it oke lah, toh mahasiswa nya juga Happy-happy ajah tuh, jadi punya waktu wat ngerumpiii... xixixixi...
Gimana teman-teman gue pada ngerumpi..? Check this...

yang paling sering tentu pada nongkrong di bawah pohon tepat didepan Fakultas
nyaris semuanya nih kumpul,,



Atau ngedeprok kaya c @Fujiasbouvier berikut ini...



dan inilah yang @Ran_rei lakukan ketika gak ada dosen.. ckckckck

si @chyldaa jadi nangis dah...

3. Dimana-mana

Kebetulan untuk acara jalan-jalan sekelas lumayan jarang, hehehe, terakhir ke cibodas,  itu juga udah ratusan tahun yang lalu... But we happy even only in the class, yang penting kebersamaannya toh...

Kalau jalan bareng Jeng @Mischanih pasti ajah deh...menguras tenaga dan kantong
Belanja, belanja, belanja,, liat dong tentengannya...

 Bergaye...

Ngemil bersama dan nyampah pula dikelas.... ckckck...
Btw ini bukan aku loh yg moto tapi si @peibluebonnet jadi salahkan saja dia...

 Ngocok arisannnn...
jadi inget, dapetnya gak seberapa tapi si @mischanih langsung bilang "Rich Woman!" pas menang arisannnn....

 At cibodas
@Putridiana87, @Niladini, @ayanolf

 ada juga romansa perikan-percikan cinta...wkwkwkw

at Lab Micro-teaching, OPK


Actually sekarang kita dah mau skripsi, dan kemungkinan bakalan ada yang capcus duluan dan ada juga yang tetep stay untuk menyelesaikan yang belum terselesaikan. But lagi-lagi, yang terpenting semangat kebersamaannya, cuz ilmu yang berhargakan bukan cuma yang diajarkan oleh guru-guru kita saja tapi juga pengalaman yang kita alami. Setuju? So splash your world with different colors...